Wednesday, 13 March 2013

Ranting Surga yang ku lihat di Gili Laba


Dua minggu lagi genap sudah 1 tahun aku mengunjungi Gili Laba, sebuah pulau tak berpenghuni yang terletak di perairan Sumbawa Nusa Tenggara barat. Selalu ingin menulis tentang pulau ini but ada saja kemalasan yang melanda. Kemalasan apalah itu yang sampai 1 tahun:D. Well, Kunjungan ke Pulau ini juga merupakan bagian dari sailing trip yang aku lakukan mulai dari Lombok menuju Pulau Komodo. Saat tour guide mengatakan bahwa pulau selanjutnya yang akan kami datangi adalah Gili Laba sama sekali belum terpikirkan di kepalaku keindahan pulau ini karena memang semua perjalanan sailing trip ini aku selalu melihat pulau-pulau yang amaze me sekali. jadi yang ada dipikiranku adalah "well,let's see another beauty island". Melihat Pulau yang gagah dengan sebuah gunung berwarna hijau menjulang yang diterpa sinar matahari siang adalah kesan pertama yang kurasa menggoda. Saat kapal merapat kedaratan, yang kali ini syukurlah aku tidak harus berenang atau naik Cano seperti biasanya karena kapalnya bisa merapat sampai ke kedalaman di bawah lutut orang dewasa (walaupun tubuhku tidak seperti rata-rata orang dewasa pada umumnya which means that jadi sepaha ku:D).

 Menyiapkan ancang-ancang untuk lompat ke air dan Hoppppp!!!! basah sudaaaaaaaahh (logat lombok-sumbawa, hasil contekan dari anaknya guide saya yang baru tamat SMP dan batal masuk SMA). Jadi inget Satrio ({}). Meilpir-melipir di daratannya kemudian kami semua penghuni kapal menyiapkan tenaga dan barang-barang sebelum hiking ke puncak bukit. Perjalanan yang menurut tour guide nya membutuhkan waktu 45 menit saja dan itu benar-benar BOHONG besar. Kaki serasa mau patah, napas uda engos-engosan perasaan tetap aja gak nyampe-nyampe.

We are ready!!!





Setengah jalan pendakian aroma-aroma amazing nya mulai kerasa jadilah sebentar-sebentar jepret kamera, gile aja lo seumur-umur belum pernah naik gunung yang model beginian lagian mana ada di Cot Girek gunung beginian (cot girek nya sekalian promosi kampung gue aja:p). Hal yang bikin pemandangan di gili laba ini sangat indah adalah karena kunjungan ku kesana tepat saat peralihan musim penghujan ke musim kemarau, jadilah seluruh tubuh pulau-pulau itu dan sejauh mata memandang ditumbuhi oleh rumput yang bergoyang:D.


Michelle took a photo

Melihat ke arah puncak gunung, betapa masih sangat jauh puncak itu berada tapi demi pengalaman dan penglihatan yang pasti lebih indah lagi maka aku pun berusaha membulatkan tekad yang udah mulai-mulai lonjong ini. Dan setelah berpeluh-peluh keringat dan napas yang semakin memburu FINALLY.....!!!!!!! Benar-benar keindahan yang memanjakan mata siapapun yang melihat dan tiba-tiba terfikir "Sepertinya oke juga punya rumah disini" then reality knocked my head:D

 

Kami pun langsung ambil posisi masing-masing untuk menikmati indahnya ciptaan tuhan ini, ada yang berjalan ke sisi kiri, kanan, depan, belakang puncak gunung dan aku duduk santai di puncak yang lebih tinggi menikmati keseluruhan pulau dari atas dengan the buleks sebagai perhiasannya.

 


His name is Satrio
Melirik ke sisi kanan, tiba-tiba kudapati Satrio (the guide's son) sedang menikmati alam dengan posisi enaknya di tambah topi peterpan yang exist dikepalanya. Seperti nya Peterpan or Noah patut memberikan penghargaan buatnya. hahaaaaa Puas menikmati keindahan Gili Laba kamipun bersiap-siap turun kebawah untuk kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanan ke pulau berikutnya. Mengingat track yang tidak mudah saat naik semoga perjalanan turun nya lebih mudah seperti yang dikatakan orang-orang kalau naik nya susah turunnya lebih gampang:D. Whoopp whoop, here we go down!

 

3 comments:

  1. cantik sangat tempatnya deh sarah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangetzzz bang... you have to go there someday lah pokoknyaa

      Delete
  2. kereeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn,,,,,,, harus kesanaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    ReplyDelete