Sunday, 21 November 2010

Suka-suka senang-senang





Suka deh kalo sahabatku yang satu ini baru gajian. Serasa semua barang dan jasa murah harganya (eule eul eeee euleeeu). Mau beli ini? ayyuuuukkk….., mau beli itu? mariii……. Makan gak mempan kalo yang biasa, nongkrong juga gak assik kalo gak pesan yang enak2.

Agak lupa sih kalo nantinya bakalan jatuh miskin lagi setelah uang itu habis, naaahhh giliran di tahap ini nih kita biasanya jadi manusia yang hemat cenderung pelit. Pengen bakso? selalu saja seperti ada yg berbisik “gak usahh.., makan dirumah aja lebih kenyang”. Pengen karaoke? “kerumah si Usy aja, kan dirumah dia bisa karaokean sepuasnya”, pengen ngopi? “gak bagus anak gadis sering-sering ngopi”.

Mau gimana lagi jadi? boros sekali-kali gak pa-pa dong mumpung lagi ada sumber dana yang lumayan. Haahhahaha……

Itulah asiknya punya temen yg murah hati dan murah dompet walaupun kadang-kadang murah juga mulutnya. Tapi tidak sebatas itu koq kita berteman, teman kan bukan untuk happy-happy atau mengambil keuntungan sepihak saja. Kita juga selalu berbagi dalam semua hal, baik senang maupun sedih. Giliran dia lagi lebih ya berbagi ke aku tapi giliran aku berlebih biasanya aku diam-diam aja sih. hahahahaha. Tak mungkinlaaahhh. Walaupun Nominal rezekinya berbeda-beda tapi paling tidak kita gak lupa temen-temen kita koq. Paling gak traktirlah segelas kopi dan 2 buah timphan, jagung bakar ulele boleh juga lah….

Selain hal-hal yang menguntungkan, pastinya selalu saja ada hal yg merugikan dalam sebuah pertemanan. Pasti ituuu…!!! Buktinya kamar aku selalu seperti kapal pecah kalo ada remenku yang satu ini, walaupun sebelumnya udah agak-agak retak juga sih kamarnya. Mau diusir? gak tega Karena gak punya kost-an lagi. Hahahahahahhah

Bagi sebagian orang mungkin persahabatan tidak sepenting dan se-bermakna seperti yang aku rasakan. Tapi bagiku, sahabat bagaikan kaki dan tangan kita dimana kita tidak bisa melakukan apapun tanpa dukungan darinya dan juga bagaikan “Rupiah” dimana kita tak dapat melakukan apapun tanpanya.

Banyak orang yang masih tidak terlalu memaknai arti sahabat yang sebenarnya, banyak orang yang masih belum bisa berprilaku selayaknya sahabat, dan masih banyak orang yang tidak bersahabat meskipun ia bersahabat.

Catatan diatas hanya sebagian kecil dari hal-hal yang aku lakukan bersama sahabatku ini dan mungkin masih tidak berarti apa-apa karena kami punya terlalu banyaaakkkkkk hal yang kami lalui bersama sebagai sahabat yang melibatkan makian, cacian, pukulan, tonjokkan, jambakkan, sepak-an, cubitan, dan juga airmata.

So……

Bersahabatlah dengan orang yang kau sebut Sahabat………

No comments:

Post a Comment